Pada artikel ini akan dipaparkan mengenai beberapa aturan dalam
penulisan script (sintaks) dalam PHP. Aturan tersebut meliputi cara
menuliskan blok script PHP, menyimpan file script, penggunaan semicolon
serta penggunaan spasi baris dalam script.
Apabila Anda akan membuat script PHP, maka script tersebut harus ditulis di antara tanda berikut ini:
1.<?php2..3..4..5..6..7.?>
atau
1.<?2..3..4..5..6..7.?>
Tanda <?php atau <? dinamakan tag pembuka dari script,
sedangkan ?> dinamakan tag penutup. Kedua tanda itu mutlak harus ada
karena berfungsi sebagai penanda bahwa script tersebut merupakan script
PHP dan nantinya akan diproses oleh server.
Contoh script PHP sederhana:
1.<?php2.echo "Hello World!!";3.?>
Apabila Anda membuat script PHP dan berencana akan mendistribusikan
ke pihak/orang lain, maka usahakan untuk menggunakan sintaks <?php …
?>. Hal ini dikarenakan untuk penggunaan kode yang menggunakan <?
?> terkadang tidak bisa dijalankan dalam server tertentu.
Menyimpan File PHP
Apabila Anda memiliki script PHP yang disisipkan dalam HTML dalam
suatu file dan menginginkan web server dapat menjalankannya, maka file
tersebut harus disimpan dalam ekstensi .php. Apabila Anda menyimpannya
dengan ekstensi .html atau .htm, maka script PHP tersebut tidak akan
diproses dan akan ditampilkan dalam web browser seperti apa adanya
(berupa kode-kode).
Contoh:
01.<html>02.<head>03.<title>Halaman PHP pertamaku</title>04.</head>05.<body>06.<?php07.echo "Hello World!";08.?>09.</body>10.</html>
Penggunaan Tanda Semicolon (;)
Apabila Anda perhatikan contoh sebelumnya, maka terdapat tanda titik
koma (semicolon) pada akhir perintah echo. Tanda semicolon merupakan
penanda akhir dari setiap statement PHP dan tanda ini harus ada.
Perhatikan contoh script PHP yang lain berikut ini:
01.<html>02.<head>03.<title>Halaman PHP pertamaku</title>04.</head>05.<body>06.<?php07.echo "Hello World! ";08.echo "Hello World! ";09.echo "Hello World! ";10.echo "Hello World! ";11.echo "Hello World! ";12.?>13.</body>14.</html>
Perpindahan Spasi
Seperti halnya HTML, pergantian spasi dalam PHP tidak akan
mempengaruhi tampilan hasilnya. Dengan kata lain, pergantian spasi akan
diabaikan oleh PHP. Perhatikan contoh berikut ini. Pada contoh ini
diberikan tiga bentuk penulisan kode PHP yang berbeda namun akan
dihasilkan tampilan yang sama dalam web browser.
Script 1
01.<html>02.<head>03.<title>Halaman PHP pertamaku</title>04.</head>05.<body>06.<?php07.echo "Hello World! ";08.echo "Hello World! ";09.?>10.</body>11.</html>
Script 2
01.<html>02.<head>03.<title>Halaman PHP pertamaku</title>04.</head>05.<body>06.<?php07.echo "Hello World! "; echo "Hello World! ";08.?>09.</body>10.</html>
Script 3
01.<html>02.<head>03.<title>Halaman PHP pertamaku</title>04.</head>05.<body>06.<?php07.echo "Hello World! ";08. 09.echo "Hello World! ";10.?>11.</body>12.</html>
No comments:
Post a Comment